Sekarang Blog Kang Ghani Pindah dari Blogger ke WordPress
Sudah lama sekali rasanya tidak menulis di papan ketik untuk menuangkan sesuatu yang ada dibenak saya. Jika dilihat dari history di postingan Blogger (Blogspot), terakhir kali saya menulis itu tahun 2021, tepatnya di bulan Maret. Wow, sudah sangat lama. Betapa kakunya otak saya saat ini untuk mulai menulis kembali.
Bukan karena tidak ingin menulis, tapi waktu itu karena sudah mulai sibuk bekerja. Terlebih lagi saya sekarang sudah bukan lajang. Saat ini saya adalah bapak dengan satu anak. Ada tanggung jawab lebih di pundak saya, dan ada hobi baru yang mengisi waktu luang saya: main sama anak dan istri.
Oh iya, kamu mau tahu sesuatu?
Sebenarnya saya pindah dari Blogger ke WordPress sudah dari bulan Mei 2025, dan baru sempat menulis hari ini. Haha 😂
Kembali Menulis
Alasan saya ingin menulis kembali sebenarnya cukup sederhana. Ada banyak sekali catatan yang menumpuk di laptop, di HP, di tablet. Kalau catatan-catatan tersebut berbentuk fisik pasti debunya sudah tebal.
Agar tidak berdebu maka catatan-catatan tersebut harus terus dibaca, dan itulah alasan kenapa saya ingin menulis kembali di sini, bukan hanya untuk arsip pribadi, tapi juga agar catatan tersebut bisa dibaca dan, semoga saja, berguna bagi orang lain.
Pindah dari Blogger ke WordPress
Lalu apa alasan untuk pindah ke WordPress?
Saya merasa blog dengan platform Blogger (Blogspot) saat ini cukup sulit untuk bersaing di halaman pencarian Google. Kalaupun bisa, tidak segampang dulu, perlu effort lebih agar bisa bersaing.
Sekitar tahun 2013-an, platform Blogger masih sangat “jinak”. Kita bisa buat beberapa blog, dan blog-blog tersebut banyak yang ada di halaman awal pencarian Google, sekarang blog-blog tersebut sudah terpendam jauh, entah di halaman berapa.
Dari data yang saya kutip dari WPBeginner, WordPress menduduki posisi pertama sebagai platform yang sering digunakan. Lebih dari 43% website di seluruh dunia menggunakan WordPress.
Di WordPress sendiri banyak sekali kustomisasi yang bisa dilakukan. Untuk kebutuhan jualan, pilihan template dengan tampilannya yang sangat fleksibel, optimisasi kecepatan, termasuk untuk SEO-nya, yang mana di blogger tidak bisa sefleksibel itu.
Bagi saya, WordPress hanya memiliki dua kekurangan: biaya dan kompleksitas.
Yang pertama biaya. Sekarang bukan cuma ngeluarin uang buat langganan domain, tapi juga ngeluarin uang buat langganan hosting. Dan langganan hosting ini akan terus naik biayanya seiring dengan naiknya jumlah pengunjung, karena perlu spesifikasi yg cukup untuk menampung semua request pengunjung. Ada ide sih untuk bikin home server, buat hosting blog, sekalian buat NAS, dan hal lainnya. Tapi nanti deh semoga ada waktu dan uang yang lapang, hahaha.
Lalu kompleksitas. Dibanding dengan Blogger, WordPress agak lumayan kompleks untuk proses awalnya.
Di Blogger, kita hanya perlu setting metadata sederhana lewat pengaturan dan kode template, lalu sudah ready untuk menulis.
Di WordPress, ini lumayan banyak checklist-nya. Mulai dari pilih paket hosting, lalu setting metadata, security, install dan setting plugin: SEO, cache, template, dll. Setelah oke baru bisa dipakai menulis.
Agak kaku di saat awal-awal berkenalan dengan WordPress, karena banyaknya tombol dan pengaturan yg bisa diatur sesuai keinginan. Enggak sekali dua kali saya perlu reset dan mulai dari awal kembali, karena salah setting, haha. Tapi setelah kenal: Wah, ini keren banget.
Saya bisa bikin tampilan yg berbeda di setiap postingan, ingat Blogazine yg tren di sekitar tahun 2012? Nah seperti itu. Tapi sekarang lebih mudah lagi karena tinggal drag and drop. Tidak pusing lagi dengan kode CSS untuk mempercantik tampilan.
Setting untuk SEO sangat mudah sekali dengan bantuan plugin seperti Yoast SEO atau Rank Math SEO. Plugin tersebut memberikan penilaian langsung ke postingan. Tersedia juga checklist minimum yg diperlukan agar postingan lebih SEO. Lalu perintah indexing langsung bisa lewat sini.
Melihat statistik penelusuran Google bisa langsung dari plugin Site Kit. Jadi ga perlu buka Google Analytics di tab baru.
Dan masih banyak lagi kemudahan lainnya.
Semoga saya betah dengan WordPress, tapi kalau ada alternatif lain yg lebih murah dan minimal se-powerfull WordPress sih harusnya boleh dicoba, haha.
Blog Baru Catatan Baru
Seperti yang saya sampaikan di atas, blog ini nantinya akan berisi tentang catatan-catatan saya. Isinya melingkupi pemikiran, hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan, engineering, dan juga beberapa artikel dari blog lama yang masih relevan yang akan saya ketik ulang.
Meskipun saya seorang AI Developer, di blog ini semuanya saya tulis manual, saya ingin menghadirkan jiwa di setiap tulisan di blog ini. AI mungkin dipakai tapi hanya sebatas pengecekan kualitas teks seperti typo dan sejenisnya.
Blog ini mungkin tidak akan selalu update, tidak selalu rapi saat dibuat, tapi itu adalah tulisan yang jujur dan apa adanya.
Mungkin sekian dan selamat membaca.
